Dengan meningkatnya kesadaran lingkungan, material kawat dan kabel yang ramah lingkungan terus bermunculan. Menurut laporan riset industri “Prospek Pengembangan Material Ramah Lingkungan pada Kawat dan Kabel”, beberapa material baru secara bertahap menggantikan material tradisional.
Dalam hal bahan isolasi yang dapat terdegradasi, bahan berbasis bio seperti asam polilaktat (PLA) telah menarik banyak perhatian. PLA terutama terbuat dari bahan baku biomassa seperti pati jagung. Ini memiliki sifat isolasi yang baik. Struktur molekulnya stabil dan secara efektif dapat mencegah kebocoran arus. Pada saat yang sama, dapat terurai oleh mikroorganisme di lingkungan alami dan mengurangi dampak jangka panjang terhadap lingkungan. Bahan selubung bebas timbal seperti elastomer termoplastik (TPE) tidak mengandung zat berbahaya seperti timbal. TPE memiliki fleksibilitas dan ketahanan aus yang sangat baik. Komposisinya diperoleh melalui modifikasi campuran polimer khusus. Sambil melindungi struktur internal kabel, kabel ini memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan. Misalnya, kabel ramah lingkungan yang dikembangkan oleh suatu perusahaan menggunakan selubung TPE. Ini telah lulus uji standar perlindungan lingkungan yang ketat dan berkinerja sangat baik dalam uji fleksibilitas. Itu dapat menahan banyak tikungan tanpa patah. Penerapan bahan ramah lingkungan ini tidak hanya memenuhi persyaratan kinerja kelistrikan tetapi juga secara aktif menanggapi kebijakan perlindungan lingkungan dan mendorong industri kawat dan kabel untuk berkembang ke arah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Waktu posting: 26 November 2024